Mendekati Final Piala Union Sanchez Lempar Teka-Teki

Penyerang tim nasional Cile, Alexis Agen Judi Bola Sanchez, mengaku telah tentukan masa depannya. Namun, pemain Arsenal itu mendeportasi mengucapkan klub yg dapat dibelanya bagi masa depan. Kesepakatan Sanchez dengan Arsenal bakal berakhir guna 30 Juni 2018.

Beberapa ketika dulu mantan pemain Barcelona tercantum mendeportasi tawaran traktat baru asal Arsenal.
Keadaan ini menghasilkan Sanchez kebanjiran penawaran mulai sejak klub-klub raksasa Eropa.

Di sisi lain, Arsenal berulang mesti langsung menjualnya kalau tak ingin kehilangan sang bintang dengan cara cuma-cuma bagi bursa transfer musim panas 2018. Media-media Inggris terus ramai memberitakan bahwa Arsenal akan serta-merta melego Sanchez seharga 50 juta pounds sekitar Rupiah 867 miliar). Dua klub yg paling tidak jarang dikaitkan dengan Sanchez ialah Bayern Muenchen dan Manchester City.
Seusai tentukan langlah Cile ke final Piala union 2017 bersama mengungsikan Portugal lewat sinetron adu penalti di Kazan’ ajang Kamis (29/6/2017), Sanchez ditanyai soal masa depannya itu. Beliau mengaku telah memastikan pilihan.
Sanchez tambah ditanyai tentang peluang bermain di club yg sama dgn rekan setimnya di timnas Cile, Claudio Bravo, di Manchester City. Lagi-lagi pemain yg namanya mengeataskan bersama Udinese itu semula menyelimuti rencananya. Final Piala perkumpulan 2017 jarak Cile dan Jerman digelar di Krestovsky tingkat Saint Petersburg,.
Alexis Sanchez Berhasrat Bela Club Dengan Mentalitas Pemenang
Penyerang Arsenal Alexis Sanchez , mengungkapkan kriteria tim yang ingin ia bela. Sanchez ingin main-main bagi club yang memiliki mental jagoan saya bahagia di London dan berharap bisa mengabolisi pakta di Arsenal,” kata Alexis Sanchez . Saya mau bersi kukuh di tim yang memiliki mentalitas juara dan konsisten bermain di kota sama aku ingin main-main di tim yang memiliki tujuan ucap dia pula saat ini, Sanchez masih dihubung-hubungkan bersama Chelsea. Bagi The Guardian, Manajer The Blues, Antonio Conte, membuka peluang pada merekrut bintang Arsenal itu.
Namun, Chelsea menyadari bahwa kecil bisa saja Arsenal kepada menuruti Sanchez ke club rival. Sanchez yg kontraknya baru dapat mogok kepada 30 Juni 2018 dikabarkan menentukan kenaikan bayaran mingguan asal 130.000 pounds lebih kurang rp 2,15 miliar) jadi 250.000 pounds sekitar Rupiah 4,13 miliar).
Salah satu club paling kaya di Eropa, Paris Saint-Germain, disinyalir tambah bercita-cita mengejar kode tangan Sanchez. Demikian masih dengan dua tim raksasa Italia, Juventus dan Inter Milan. Periode ini, Sanchez berhasil menggelontorkan 18 gol dan 10 assist alamat 27 tampilan di Premier League. Tidak heran dirinya mempunyai banderol mewah yg mampu menyedot kas club pengincar, merupakan 55 juta pounds kurang lebih rupiah 909,96 miliar). (Septian Tambunan)
Alexis Sanchez Pernah Jadi Penjaga Gawang Dan Main-Main Di Penjara
Penyerang Arsenal, Alexis Sanchez, menyatakan bahwa ia semasih kecil sering bermain sepak bola di salah satu penjara di kampungan halamannya, Cile. Sanchez, yang dibesarkan di Tocopilla, dikenal juga sebagai pemain berpembawaan di bagian sepak bola. Terhadap mengerek talentanya, Sanchez mengaku main di mana kembali dan kapan pun.
Saya mau jadi pemain sepak bola spesialis sejak aku terus mungil Pendekatan psikologis saya adalah mendapatkan keagungan dan sejauh kemungkinan bermain sepak bola, aku main di jalanan, meskipun aku berulang tidak jarang ke penjara bagi main dgn beberapa orang di sana“ tutur Sanchez menambahkan.
Akan mendapati yang diimpikan juga sebagai pesepak bola cerdik pandai Sanchez rela bermain di tempat apa lagi termasuk penjaga gawang Mental Sanchez kepada berkompetisi dengan udu sedang telah terbukti sejak kecil lantaran dia kerap menandingi pemain yang lebih lanjut usia aku menjadi kiper aku gembira selagi aku main aku melawan beberapa orang yg lebih tua sepanjang saat ujar Sanchez. Pekerjaan memasak Sanchez terhadap menjadi pemain cendekiawan terjelma sesudah dirinya sempat memperkukuh club besar seperti Udinese dan Barcelona. Dgn Barcelona, beliau merasakan gelar-gelar bergengsi seperti Piala super UEFA dan Piala aspek Antarklub. Di tingkatan tim nasional, Sanchez sempat dua kali mengamanatkan Cile memenangi Copa America guna 2015 dan 2016.

Read Another Post :